Sebelum Salah Beli Produk, Kenali 7 Perbedaan Microwave dan Oven

  • Whatsapp
Sebelum-Salah-Beli-Produk-Kenali-7-Perbedaan-Microwave-dan-Oven
Foto dari Canva Pro

Banyak orang yang masih bingung membeli produk elektronik rumah tangga antara microwave dan oven. Memang sekilas terlihat sama, tetapi di antara kedua produk punya perbedaan yang mencolok. Buat Anda yang berencana beli elektronik rumah tangga, pastikan mencari informasi yang akurat lebih dulu.

Perbedaan utama microwave dan oven

Jika Anda berencana membeli online produk elektronik rumah tangga, sebaiknya kenali produk mana yang Anda butuhkan. Jangan sampai Anda salah beli dan tertukar antara microwave dan oven berikut!

1. Fungsi kerja

Microwave memiliki fungsi untuk memanaskan makanan lebih cepat, sedangkan oven memiliki fungsi untuk baking dan roasting makanan.

2. Cara kerja

Si alat memanaskan makanan bekerja dengan gelombang mikro elektromagnetik yang akan terserap oleh makanan, molekul air mulai bergerak dan bertumbukan sampai menghasilkan panas. Oven memiliki cara kerja yang menggunakan sumber listrik dan gas sesuai jenis oven tangkring atau colokan, ya! Energi yang didapatkan akan disebarkan secara merata ke seluruh ruangan di dalam oven tersebut.

3. Efisiensi waktu pemanasan

Pemanas makanan membutuhkan waktu sangat singkat dibandingkan dengan oven yang perlu waktu memanaskan seluruh ruangan lebih lama. Pada oven listrik, waktu memanaskan suhu bisa lebih lama dibandingkan jenis oven tangkring pada kompor gas.

4. Daya listrik

Sebaiknya Anda membeli produk elektronik rumah tangga berdasarkan spesifikasi yang diinginkan di rumah. Misalnya oven untuk membuat roti dari listrik membutuhkan daya yang lebih kecil, tetapi proses pemanasan suhu yang lama membuat biaya listrik Anda bakal membengkak.

Berbeda dengan penggunaan microwave untuk memanaskan makanan yang perlu daya besar pada pemakaian, tetapi mampu memanaskan makanan sebentar sehingga penggunaan konsumsi listrik kecil. Jika dikalkulasikan dengan oven, beli penghangat makanan bisa lebih murah untuk pemakaian jangka panjang.

5. Hasil pemanasan

Oven cocok untuk membuat roti atau roasting makanan lain dengan proses pematangan luar dalam alias matang sempurna. Bagian dalam terasa lembut, sedangkan bagian luar lebih crispy merupakan hasil panggangan oven. Kalau Anda butuh alat yang bekerja membuat makanan terasa lebih renyah, bisa memilih si microwave yang butuh daya lebih besar, ya!

6. Volume dan ukuran

Desain pada oven bervariasi mulai kecil hingga ukuran besar yang biasa digunakan di industri pembuatan roti, sedangkan microwave memiliki ukuran dan volume lebih kecil untuk memanaskan makanan saja di rumah atau apartemen. Hal serupa berlaku untuk tempat wadah makanan yang akan masuk ke dalam alat pemanas wajib memiliki bahan kaca yang aman, sedangkan oven memakai loyang, keramik atau alumunium foil. Jangan mencoba memasukkan wadah kaca biasa ke dalam oven yang bisa berpotensi pecah karena suhu oven yang terlalu panas, ya!

7. Harga

Harga alat elektronik yang berfungsi menghangatkan makanan saja ternyata lebih mahal dibandingkan dengan oven, tetapi memiliki efisiensi energi yang lebih baik. Untuk Anda yang ingin membeli alat memanggang roti, maka oven listrik bisa menjadi pilihan dengan mempertimbangkan konsumsi energi untuk pemakaian jangka panjang.

Kini Anda sudah memiliki pertimbangan memilih beli microwave atau oven dengan spesifikasi yang ditawarkan secara online saja. Membeli produk elektronik rumah tangga bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda di rumah. Jika Anda tipe orang yang sibuk dan hanya perlu memanaskan makanan, alat elektronik yang berfungsi menghangatkan makanan sudah cukup. Jika Anda tipe orang yang suka masak atau ingin bisnis membuat roti, sebaiknya pertimbangkan membeli oven listrik atau oven tangkring sesuai keinginan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *