Mengenal Ivermax 12, Obat Anti-parasit yang Disinyalir Dapat Obati Covid-19

  • Whatsapp
Mengenal-Ivermectin-Obat-Anti-Parasit-yang-Digadang-gadang-Menjadi-Obat-Covid-19
Foto dari blibli

Beberapa waktu belakangan ini, masyarakat dihebohkan dengan berita seputar Ivermax 12, yaitu obat anti-parasit yang mengandung Ivermectin 12 MG di dalamnya. Obat ini biasanya dibutuhkan untuk pengobatan masalah kesehatan yang disebabkan oleh infeksi cacing. Cara kerjanya dengan membunuh seluruh larva cacing dalam tubuh dan mencegah cacing dewasa bereproduksi.

Namun, saat ini orang lebih mengenalnya sebagai obat yang digunakan pada pasien Covid-19. Sehingga banyak masyarakat yang membeli obat ini di toko obat maupun apotek. Padahal obat satu ini belum benar-benar terbukti dapat mengatasi virus Covid-19 dan termasuk obat keras yang hanya boleh dikonsumsi dengan resep dokter.

5 Fakta Seputar Ivermectin

Ivermax merupakan produk yang diproduksi oleh pabrik PT. Hansen dan dibanderol dengan harga RP26.368,-/tablet. Obat tablet ini sudah lama digunakan untuk mengobati infeksi cacing, tapi belakang lebih dikenal sebagai obat Covid-19 karena kandungan Ivermectin di dalamnya. Berikut 5 fakta penting seputar kandungan vermectin dalam Ivermx:

1. Khasiat Ivermectin

Ivermectin memiliki khasiat untuk mengobati infeksi parasit seperti cacing, parasit nematoda strongyloides stercoralis, dan parasit onchocerca volvulus. Obat ini dikonsumsi khusus oleh pasien yang sudah mendapatkan resep dokter dan masuk dalam kategori obat keras.

Tingkat keberhasilan penggunaan Ivermectin terhadap infeksi cacing sangat tinggi sehingga obat ini terus digunakan sebagai pencegah maupun pengobatan terhadap penyakit yang disebabkan cacing maupun parasit.

2. Efektivitas Ivermectin dalam Mengobati Covid-19

Ivermax 12 memang salah satu obat yang banyak digunakan untuk membantu proses penyembuhan pasien Covid-19, tapi dikombinasikan dengan obat lainnya. Jadi, bukan hanya Ivermectin yang memberikan efek penyembuhan pada pasien Covid-19.

Meskipun demikian, penggunaan obat keras ini tidak boleh sembarangan. Meskipun efektif menjadi salah satu obat penyembuhan Covid-19, tapi penggunaannya hanya boleh dengan resep dokter. Kalaupun Anda ingin membelinya, harus disesuaikan kebutuhan dan sudah punya rekomendasi dari dokter. Sebab, belum ada data dan uji klinis yang membuktikan keampuhannya melawan virus Covid-19.

3. Kondisi Pasien yang Tidak Boleh Mengonsumsi Ivermectin

Meskipun dijual bebas di toko obat maupun apotek, Ivermax tidak bisa dikonsumsi sembarang orang. Pasien dengan riwayat penyakit gangguan hati, gangguan ginjal, atau alergi terhadap kandungan obat, disarankan untuk tidak menggunakan obat ini tanpa pendampingan.

Selain itu, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui juga tidak disarankan mengonsumsinya. Sebab dapat membahayakan pengguna. Apalagi jika tidak disertai rekomendasi dokter.

4. Dosis dan Cara Konsumsi

Untuk dewasa yang mengalami masalah dengan parasit strongyloidiasis hanya boleh mengonsumsi sebanyak 1-2 kali sehari dengan dosis 200 mcg/kg. Sedangkan untuk anak dengan berat di atas 15 kg baru boleh mengonsumsinya, dosisnya menyesuaikan dengan dosis dewasa.

Bagi pasien dengan masalah parasit onchocerciasis konsumsi yang diperbolehkan adalah 150 mcg/kg dengan dosis tunggal dan diulang setiap 3-12 bulan hingga gejala hilang. Sedangkan untuk pasien Covid-19 jumlah konsumsinya disesuaikan oleh dokter. Penting untuk diketahui bahwa obat ini harus dikonsumsi saat perut kosong.

5. Efek Samping Penggunaan

Berbicara mengenai obat kimia tentu saja ada efek samping yang bisa ditimbulkan dan kadarnya bisa berbeda-beda setiap orang. Efek samping yang paling umum dialami pasien adalah kantuk, lemah, sakit perut, hilang nafsu makan, mual, muntah, diare, pusing, hingga gatal-gatal. Jika efek sampingnya terlalu parah Anda harus segera menghentikan penggunaan.

Patut diketahui dengan jelas, bahwa obat Ivermax 12 hingga saat ini belum diresmikan sebagai obat Covid-19. Namun, memang digunakan untuk proses penyembuhan pasien Covid-19 dengan resep dokter. Jadi, Anda hanya boleh membeli obat ini apabila sudah mendapatkan rekomendasi dokter dan saat benar-benar membutuhkannya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *